Tampilkan postingan dengan label hadist. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hadist. Tampilkan semua postingan

24 Jun 2012

Hadis Qudsi

Pengertian Hadis Qudsi

istilah “hadis qudsi” terdiri dari dua kata: “hadis” dan “qudsi”. “Hadis” artinya ‘perkataan, perbuatan, atau persetujuan seseorang’, sedangkan “qudsi”, secara bahasa, artinya ‘suci’, yang selanjutnya digunakan untuk menyebut istilah yang dinisbahkan kepada Allah ta’ala. Secara istilah, hadis qudsi adalah hadis yang diriwayatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Rabbnya (Allah).
Hadis qudsi juga sering diistilahkan dengan “hadis rabani” atau “hadis ilahi”. (Mushthalah Hadits Ibnu Al-Utsaimin, hlm. 11). Sedangkan hadis yang disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang bukan dalam bentuk riwayat dari Allah, disebut “hadis nabawi”.

Al-Lukluk wa Al-Marjan fi Ma Ittafaqa ‘alaihi Syaikhan


Al-Lukluk wa Al-Marjan fi Ma Ittafaqa ‘alaihi Syaikhan, selanjutnya lebih dikenal dengan “Al-Lukluk wa Al-Marjan”.Kitab ini mengumpulkan hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim; ditulis oleh seorang ulama, Syekh Muhammad Fuad Abdul Baqi, yang meninggal tahun 1388 H. Dalam penyusunannya, Syekh Muhammad Fuad Abdul Baqi menulis kitab ini sebagaimana sistematika Shahih Muslim, karena Muslim mengumpulkan hadis yang terkait dengan satu tema tertentu dalam satu bab. Di samping itu, terkadang Al-Bukhari memenggal redaksi hadis dan diletakkan di beberapa bab yang berbeda. Beliau melakukan hal ini dalam rangka ber-istidlal dengan hadis tersebut untuk menguatkan judul bab yang beliau tetapkan.

 

Popular Posts

© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com